Street Food Malang Favorit Anak Kos dan Mahasiswa

Table of Contents
Jajananmalang.info - Malang dikenal sebagai kota pendidikan dengan banyak kampus ternama. Tak heran jika jumlah anak kos dan mahasiswa di kota ini sangat banyak. Kehidupan anak kos identik dengan gaya hidup hemat, praktis, namun tetap ingin menikmati makanan enak. Di sinilah street food Malang menjadi jawaban. Dengan harga yang ramah di kantong, pilihan menu yang beragam, serta lokasi yang mudah dijangkau, street food menjadi favorit utama mahasiswa yang ingin makan kenyang tanpa harus menguras isi dompet.

Mengapa Street Food Malang Disukai Mahasiswa?

Ada beberapa alasan mengapa street food Malang selalu ramai dikunjungi mahasiswa:

  1. Harga Terjangkau
    Anak kos biasanya memiliki anggaran makan terbatas. Street food di Malang rata-rata dibanderol mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000 per porsi, sehingga cocok untuk kantong mahasiswa.
  2. Rasa yang Bervariasi
    Mulai dari makanan gurih, pedas, manis, hingga minuman segar, semuanya ada di street food Malang. Bahkan banyak pedagang yang menghadirkan menu unik yang jarang ditemukan di tempat lain.
  3. Lokasi Strategis
    Banyak pusat kuliner malam berdiri dekat dengan kampus dan kos-kosan, sehingga mahasiswa tak perlu jauh-jauh untuk mencari makanan.
  4. Cocok untuk Nongkrong
    Selain makan, street food juga jadi tempat nongkrong murah meriah. Anak kos bisa berkumpul dengan teman-teman sambil menikmati suasana malam kota Malang.

Rekomendasi Street Food Malang Favorit Anak Kos

Berikut beberapa pilihan street food Malang yang wajib dicoba mahasiswa dan anak kos:

1. Angsle dan Ronde Malang

Minuman hangat ini sangat populer di kalangan mahasiswa, terutama saat malam hari. Kuah jahe yang hangat dipadukan dengan isian seperti kacang tanah, roti tawar, ketan, dan mutiara membuat tubuh terasa hangat. Harganya pun sangat terjangkau, mulai Rp8.000 – Rp12.000 per mangkuk.

2. Tahu Campur dan Tahu Tek

Kuliner khas Jawa Timur ini banyak dijual di pinggir jalan sekitar kampus. Tahu goreng, lontong, mie, taoge, serta bumbu petis yang khas membuat rasanya nikmat. Cocok untuk anak kos yang butuh makanan kenyang dengan harga hemat.

3. Sate Taichan Malang

Meski awalnya populer di Jakarta, sate taichan kini banyak ditemui di Malang. Ciri khasnya adalah sate ayam tanpa bumbu kacang, melainkan dengan sambal pedas dan perasan jeruk nipis. Rasanya gurih, pedas, dan cocok dijadikan teman nongkrong.

4. Pentol Ceker dan Cilok Pedas

Jajanan favorit anak kos sejak dulu hingga sekarang. Pentol dan cilok mudah ditemukan di sekitar kos-kosan maupun kampus. Tambahan ceker pedas dan bumbu kacang membuat jajanan sederhana ini jadi lebih nikmat.

5. Nasi Goreng Kaki Lima

Nasi goreng memang jadi makanan sejuta umat. Di Malang, banyak penjual nasi goreng kaki lima yang buka hingga tengah malam. Harganya berkisar Rp12.000 – Rp18.000, porsinya besar, dan bisa request level pedas sesuai selera.

6. Cwie Mie Malang

Cwie mie adalah mie khas Malang dengan taburan ayam cincang dan sayuran. Rasanya gurih dan segar, cocok untuk makan malam anak kos yang butuh energi tambahan.

Tips Hemat Jajan Street Food untuk Mahasiswa

Agar tetap hemat, anak kos bisa menerapkan tips berikut:

  • Pilih tempat yang ramai pembeli, karena biasanya lebih terjamin kualitas dan rasanya.
  • Beli porsi sharing saat makan bersama teman, agar bisa mencoba lebih banyak menu tanpa keluar biaya besar.
  • Batasi frekuensi jajan dengan membuat jadwal, misalnya hanya 2–3 kali seminggu.
  • Cari promo mahasiswa, beberapa penjual street food memberikan diskon untuk pembeli dari kampus tertentu.

Penutup

Street food Malang memang menjadi surga kuliner murah dan enak bagi anak kos dan mahasiswa. Dengan banyaknya pilihan menu, harga yang ramah di kantong, serta suasana nongkrong yang seru, tak heran jika street food selalu jadi favorit di kalangan muda. Jadi, kalau kamu sedang kuliah atau ngekos di Malang, jangan ragu untuk menjelajahi kuliner jalanan yang menggugah selera ini.