Street Food Malang Populer di Kalangan Mahasiswa dan Pelajar

Mengapa Street Food Digemari Mahasiswa dan Pelajar?
Alasan utama popularitas street food di kalangan pelajar
tentu adalah harga yang ramah di kantong. Dibandingkan makan di restoran atau
kafe, jajanan kaki lima lebih terjangkau sehingga cocok untuk budget anak kos.
Selain itu, variasi menu yang sangat beragam membuat mahasiswa tidak cepat
bosan. Mulai dari makanan tradisional hingga makanan kekinian, semua bisa
ditemukan di pinggir jalan Kota Malang.
Faktor lain yang membuat street food begitu diminati adalah
suasana nongkrong yang santai. Banyak pedagang kaki lima buka hingga malam,
sehingga cocok bagi mahasiswa yang baru selesai kuliah malam atau sekadar ingin
berkumpul dengan teman. Dengan duduk lesehan atau kursi plastik sederhana,
keakraban pun terjalin tanpa perlu suasana formal.
Ragam Street Food Populer di Malang
- Cwie
Mie Malang
Hidangan khas Malang ini selalu menjadi favorit. Dengan porsi mie tipis yang gurih, ditambah topping ayam cincang dan pangsit goreng, cwie mie cocok disantap kapan saja. Banyak warung kaki lima di sekitar kampus menawarkan menu ini dengan harga yang terjangkau. - Bakso
Malang
Tidak lengkap rasanya membicarakan kuliner Malang tanpa menyebut bakso. Street food satu ini tersedia hampir di setiap sudut kota. Dengan variasi bakso halus, bakso urat, bakso goreng, hingga tahu isi, seporsi bakso Malang menjadi pilihan murah meriah yang mengenyangkan. - Angsle
dan Ronde
Saat malam tiba, minuman hangat seperti angsle atau ronde selalu dicari mahasiswa. Dengan kuah jahe yang menghangatkan tubuh, lengkap dengan isian kacang hijau, roti, atau mochi kecil, jajanan ini cocok untuk suasana dingin khas Malang. - Tahu
Campur dan Tahu Telor
Street food berbahan dasar tahu juga tak kalah populer. Tahu campur dengan kuah petis gurih atau tahu telor dengan bumbu kacang menjadi favorit mahasiswa yang mencari makanan berat namun tetap hemat. - Sate
dan Pecel
Kuliner tradisional seperti sate ayam, sate kelinci, maupun nasi pecel dengan sambal kacang pedas juga mudah ditemui di area kampus. Rasa autentik dengan harga ramah membuat jajanan ini terus diminati. - Jajanan
Kekinian
Selain makanan tradisional, tren jajanan modern juga cepat berkembang di Malang. Contohnya, minuman boba, corn dog, roti bakar topping melimpah, hingga cilok keju mozzarella. Kreativitas pedagang kaki lima membuat makanan kekinian bisa dijual dengan harga terjangkau.
Lokasi Favorit Street Food Mahasiswa di Malang
Ada beberapa titik yang terkenal sebagai pusat jajanan
mahasiswa, misalnya:
- Alun-Alun
Kota Malang, yang dipenuhi penjual ronde, angsle, hingga jagung bakar.
- Jalan
Soekarno Hatta (Suhat), dekat kampus Universitas Brawijaya, terkenal
dengan aneka warung tenda dan food street malam hari.
- Kawasan
Idjen dan Kawi, yang banyak menjajakan makanan ringan hingga kuliner
berat.
- Area
sekitar kampus Politeknik Negeri Malang dan UM, juga menjadi surga
kuliner bagi mahasiswa.
Street Food sebagai Gaya Hidup
Bagi mahasiswa dan pelajar, menikmati street food bukan
hanya soal makan, tapi juga pengalaman sosial. Duduk bersama teman di warung
kaki lima sembari menikmati semangkuk bakso atau segelas ronde menjadi momen
sederhana yang membekas. Street food telah menjadi bagian dari budaya nongkrong
anak muda Malang yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Penutup
Street food di Malang menawarkan kombinasi rasa, harga, dan
suasana yang sulit ditandingi. Dari makanan tradisional hingga jajanan
kekinian, semuanya bisa dinikmati dengan mudah. Tak heran jika mahasiswa dan
pelajar menjadikan street food sebagai pilihan utama dalam keseharian mereka.
Jadi, jika berkunjung ke Malang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi
ragam kuliner jalanannya yang populer dan penuh cerita.
