Street Food Malang yang Cocok Dijadikan Konten Kuliner YouTube
Lalu, apa saja street food Malang yang menarik untuk diangkat menjadi konten YouTube? Berikut beberapa pilihannya.
1. Bakso Malang
Siapa yang tidak kenal dengan bakso Malang? Kuliner ini
sudah menjadi ikon kota. Di sepanjang jalan, terutama dekat kampus dan pasar,
kita bisa dengan mudah menemukan penjual bakso gerobak atau warung sederhana.
Keunikannya terletak pada variasi isi, mulai dari bakso urat, bakso halus,
tahu, siomay, pangsit goreng, hingga mie kuning dan bihun.
Dalam konten YouTube, momen ketika penjual meracik semangkuk
bakso penuh topping pasti akan menggugah selera penonton. Ditambah lagi, harga
yang terjangkau membuat bakso Malang tidak hanya lezat tapi juga ramah di
kantong mahasiswa.
2. Cwie Mie Malang
Cwie mie adalah mi khas Malang yang mirip dengan mi ayam,
tetapi memiliki cita rasa berbeda. Topping-nya berupa ayam cincang berbumbu
gurih, disajikan dengan taburan selada dan bawang goreng. Street food ini kerap
dijajakan di warung kecil hingga kedai kaki lima di sekitar alun-alun kota.
Bagi content creator, visual cwie mie dengan mi yang kenyal,
kuah bening, serta topping ayam cincang bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Proses penyajiannya yang cepat juga cocok untuk divideo agar penonton bisa
merasakan nuansa kuliner khas Malang.
3. Sego Ceker Pedas
Kalau bicara street food Malang, sego ceker pedas adalah
salah satu yang paling populer, terutama untuk penikmat kuliner malam. Hidangan
ini berupa nasi hangat dengan lauk ceker ayam berbumbu pedas menyengat.
Penjualnya biasanya mulai buka malam hari hingga dini hari, sehingga cocok
menjadi konten kuliner malam versi YouTube.
Suasana keramaian pembeli yang rela antre hingga larut malam
bisa menambah nilai visual konten. Penonton pasti ikut terbawa suasana ketika
melihat nikmatnya menyantap sego ceker pedas di udara malam yang dingin khas
Malang.
4. Tahu Campur dan Tahu Telor
Di beberapa sudut kota Malang, khususnya dekat kampus dan
pasar, banyak penjual tahu campur dan tahu telor. Street food ini sederhana
tetapi penuh rasa. Tahu goreng dipadukan dengan lontong, taoge, kentang, lalu
disiram dengan bumbu kacang atau petis.
Dalam video YouTube, atraksi penjual saat menuangkan bumbu
kacang atau menggoreng tahu dalam minyak panas bisa jadi momen yang menarik.
Selain itu, makanan ini identik dengan harga murah meriah, sehingga cocok untuk
konten bertema “kuliner kaki lima terjangkau”.
5. Angsle dan Ronde
Tidak lengkap rasanya membahas street food Malang tanpa
menyebutkan minuman hangat khasnya: angsle dan ronde. Di malam hari yang
dingin, banyak penjual ronde dan angsle berjualan dengan gerobak di pinggir
jalan. Angsle berisi kacang hijau, ketan, mutiara, roti, dan kuah santan manis,
sementara ronde berisi bola-bola ketan dengan kuah jahe hangat.
Bagi penonton YouTube, adegan menyeruput ronde hangat sambil
melihat suasana malam Malang akan memberikan pengalaman visual yang autentik.
Apalagi dengan keramaian pembeli yang biasanya nongkrong sambil bercengkerama.
6. Pentol Malang
Selain bakso, pentol juga menjadi jajanan favorit masyarakat
Malang. Bedanya, pentol biasanya dijual di gerobak kecil dengan varian rasa
sederhana, seperti pentol daging, pentol urat, hingga pentol goreng. Harganya
sangat murah, bahkan ada yang menjual dengan sistem tusukan Rp1.000-an.
Konten YouTube yang menampilkan penjual pentol keliling
sambil membunyikan klakson khasnya bisa memberi nuansa nostalgia bagi penonton.
Ditambah lagi, sensasi makan pentol dengan saus kacang atau sambal pedas pasti
membuat banyak orang tergoda.
Menjadikan Street Food Malang sebagai Konten YouTube
Kuliner jalanan Malang memiliki nilai unik untuk diangkat ke
YouTube, bukan hanya karena rasanya lezat, tetapi juga suasana dan interaksi
sosial yang tercipta. Para penjual dengan cara penyajian khas, pembeli yang
ramai, hingga kehangatan suasana malam menjadikan street food Malang sangat
menarik untuk ditonton.
Bagi content creator, street food Malang dapat dikemas
dengan berbagai konsep, seperti mukbang, review rasa, street food hunting,
atau vlog kuliner malam. Dengan visual yang menggugah selera dan narasi
yang ringan, konten ini bisa dengan mudah menarik perhatian penonton dan bahkan
viral.
Street food Malang adalah representasi dari kekayaan kuliner
jalanan Indonesia. Dari bakso legendaris, cwie mie gurih, sego ceker pedas,
hingga ronde hangat, semuanya memiliki cerita dan daya tarik tersendiri. Tidak
heran jika banyak food vlogger memilih Malang sebagai lokasi syuting kuliner.
Jadi, jika Anda berencana membuat konten YouTube bertema kuliner, Malang adalah
destinasi yang tidak boleh dilewatkan.

.jpg)