Resep Ayam Geprek Malang yang Katanya Pedasnya Bikin Kesurupan

Table of Contents
Jajananmalang.info - Ayam geprek telah menjadi salah satu ikon kuliner yang begitu digemari di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Malang. Kota yang terkenal dengan hawa sejuk dan jajanan khasnya ini juga memiliki versi ayam geprek yang terkenal luar biasa pedas. Bahkan, banyak orang berseloroh bahwa pedasnya ayam geprek Malang bisa membuat siapa saja “kesurupan” alias tidak bisa berhenti makan walau lidah sudah terbakar. Di balik sensasi ekstrem itu, ayam geprek khas Malang sebenarnya punya cita rasa gurih dan renyah yang menggoda, sehingga selalu bikin ketagihan.

Artikel ini akan mengajak kamu mengenal lebih dekat ayam geprek khas Malang dan tentu saja, membagikan resep yang bisa kamu coba sendiri di rumah.





Keunikan Ayam Geprek Khas Malang

Berbeda dengan ayam geprek pada umumnya, versi Malang biasanya menggunakan ayam fillet tipis yang dibaluri tepung bumbu hingga benar-benar garing. Setelah digoreng kering, ayamnya langsung digeprek bersama sambal rawit segar yang diulek kasar. Ciri khas lainnya adalah penggunaan sambal dengan jumlah cabai rawit merah yang sangat banyak, bisa mencapai 20–30 biji per porsi. Inilah yang membuat tingkat pedasnya ekstrem, namun tetap terasa segar karena cabai tidak dimasak terlalu lama.

Selain itu, beberapa penjual ayam geprek di Malang juga menambahkan sedikit jeruk limau dan garam pada sambal untuk memberi sentuhan asam segar yang menyeimbangkan rasa pedas. Perpaduan renyahnya ayam dan ledakan pedas dari cabai menjadikan menu ini sensasi kuliner yang memacu adrenalin.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

Untuk membuat ayam geprek khas Malang yang super pedas ini, kamu perlu menyiapkan bahan-bahan berikut:

Bahan ayam:

  • 500 gram dada ayam fillet
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 100 gram tepung bumbu serbaguna
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan sambal:

  • 25–30 buah cabai rawit merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula
  • 1 sdm minyak panas bekas goreng ayam
  • Sedikit air jeruk limau (opsional)

Cara Membuat Ayam Geprek Malang

  1. Marinasi ayam – Lumuri potongan fillet ayam dengan bawang putih halus, garam, merica, dan air jeruk nipis. Diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap.
  2. Balur dan goreng – Gulingkan ayam ke dalam tepung bumbu hingga terlapisi merata, lalu goreng dalam minyak panas hingga keemasan dan renyah. Angkat dan tiriskan.
  3. Buat sambal pedas – Ulek kasar cabai rawit dan bawang putih, tambahkan garam, gula, dan siram dengan minyak panas. Aduk rata hingga tercampur.
  4. Geprek ayam – Letakkan ayam goreng di atas cobek, tambahkan sambal, lalu geprek atau tekan-tekan hingga sambal merata menempel ke ayam.
  5. Sajikan panas – Hidangkan ayam geprek pedas bersama nasi hangat, lalapan segar, dan es teh manis sebagai penawar rasa pedas.

Tips Menikmati Pedasnya

Jika kamu belum terbiasa makan pedas, sebaiknya kurangi jumlah cabai rawit saat pertama kali mencoba. Mulailah dari 10–15 cabai, kemudian naikkan jumlahnya secara bertahap sesuai kemampuan lidahmu. Sediakan juga minuman dingin atau susu untuk meredakan rasa terbakar di mulut.

Untuk menambah kenikmatan, kamu bisa menambahkan topping keju mozzarella leleh di atas ayam geprek. Kombinasi pedas dan gurih keju akan menciptakan sensasi unik yang menyeimbangkan rasa ekstremnya.

Penutup

Ayam geprek Malang bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang pengalaman menantang batas ketahanan lidah terhadap rasa pedas. Dengan mengikuti resep di atas, kamu bisa menghadirkan sensasi kuliner khas Malang di dapur sendiri. Siapkan mental dan lidahmu, karena siapa tahu, pedasnya benar-benar bisa bikin kamu “kesurupan”!