Review Street Food Malang yang Viral di TikTok

1. Ceker Setan Malang
Ceker setan sudah lama populer di Malang, tetapi berkat
TikTok, popularitasnya semakin melejit. Dengan ciri khas pedas yang menggigit,
ceker setan cocok bagi pencinta makanan ekstrem. Pedasnya bisa disesuaikan,
mulai dari level rendah hingga super pedas. Tekstur cekernya empuk, bumbunya
meresap, dan harganya pun masih ramah di kantong mahasiswa. Tidak heran banyak
pengunjung rela antre demi menikmati sensasi pedas yang membuat nagih ini.
2. Pentol Gajayana
Pentol atau bakso tusuk adalah jajanan favorit anak muda
Malang. Salah satu yang viral adalah Pentol Gajayana, berlokasi dekat stasiun.
Yang membuatnya ramai di TikTok adalah aneka varian saus, mulai dari saus
kacang, sambal pedas, hingga keju mozarella yang lumer. Dengan harga mulai
Rp5.000, pentol ini jadi incaran pelajar dan mahasiswa. Rasanya gurih,
teksturnya kenyal, dan porsinya cukup mengenyangkan untuk camilan sore.
3. Rujak Cingur Khas Malang
Meski rujak cingur lebih identik dengan Surabaya, di Malang
ada penjual rujak cingur yang viral karena cara penyajiannya yang unik. Di
TikTok, terlihat penjualnya meracik bumbu petis dengan cepat menggunakan cobek
besar. Rasa gurih manis berpadu dengan segarnya sayuran dan kenyalnya cingur
menjadikan menu ini populer kembali di kalangan anak muda. Selain itu, porsinya
cukup besar untuk dimakan bersama.
4. Martabak Mini Kekinian
Martabak memang sudah tidak asing, tetapi di Malang ada
martabak mini yang menjadi tren berkat topping beragam seperti matcha,
tiramisu, oreo, hingga red velvet. Penjual martabak mini ini sering muncul di
FYP TikTok karena tampilannya yang colorful dan estetik. Rasanya manis,
teksturnya lembut, dan cocok dijadikan oleh-oleh atau camilan saat nongkrong.
Dengan harga Rp10.000–Rp20.000 per kotak, jajanan ini sangat bersahabat di
dompet.
5. Es Pleret Malang
Di tengah udara Malang yang sejuk, minuman segar tetap
dicari. Es pleret adalah minuman tradisional khas Malang yang kembali naik daun
berkat TikTok. Isinya berupa bola-bola kenyal dari tepung beras dengan kuah
manis santan gula merah dan es serut. Rasanya manis gurih, segar, dan unik
karena jarang ditemui di kota lain. Es pleret yang viral biasanya dijual di
area alun-alun Malang dengan harga sekitar Rp7.000 saja.
6. Tahu Telur Lawang
Tahu telur khas Malang juga tidak ketinggalan ikut viral.
Paduan tahu goreng, telur, lontong, serta bumbu kacang yang gurih membuat
makanan ini sangat mengenyangkan. Banyak food vlogger di TikTok yang mereview
kelezatannya dengan harga murah meriah, hanya Rp12.000–Rp15.000 per porsi.
Cocok untuk makan siang ataupun malam.
Suasana Street Food di Malang
Selain kelezatan makanannya, daya tarik street food Malang
juga ada pada suasana yang ramai, hangat, dan penuh interaksi. Penjual biasanya
ramah, tempat makannya sederhana, namun selalu penuh dengan pengunjung. Tidak
jarang, antrean panjang justru menjadi daya tarik tersendiri. TikTok berhasil
membuat banyak orang penasaran dan rela datang langsung untuk membuktikan
apakah rasanya benar-benar sesuai review.
Kesimpulan
Street food Malang yang viral di TikTok memang layak dicoba.
Dari makanan pedas seperti ceker setan, jajanan ringan seperti pentol, hingga
minuman tradisional seperti es pleret, semuanya menghadirkan pengalaman kuliner
yang unik. Harganya yang terjangkau dan cita rasa khas membuat kuliner kaki
lima Malang semakin digemari. Jadi, jika berkunjung ke Malang, jangan lewatkan
kesempatan untuk mencicipi jajanan yang sedang hits ini.